Bawang Dianggap "Seksi" oleh AI Facebook


Seperti yang kita ketahui, Facebook kini memiliki sebuah sistem khusus AI (Artificial Intelligence) yang digunakan untuk melakukan pengecekan terhadap iklan-iklan yang didaftarkan oleh para pengguna. Sistem otomatis mempunyai manfaat dapat menghemat banyak waktu. Namum terkadang otomatisasi dapat menjadi bumerang karena tidak ada sistem yang sempurna.

Kejadian ini dialami oleh perusahaan The Seed Company by EW Gaze yang berlokasi di St John's, Newfoundland yg ingin mengunggah iklan biji bawang jenis Walla Walla, yang tampaknya biasa saja, di Facebook.

Namun setelah dipublikasikan, postingan yang tampak tidak berbahaya itu mendapatkan pemberitahuan yang mengejutkan. Pemberitahuan dari Facebook menyatakan foto bawang tersebut terlalu seksual dan harus dihapus.

Tentu hal tersebut membuat banyak orang menjadi bingung, pasalnya bawang yang biasanya digunakan untuk keperluan memasak bisa dianggap sebagai hal yang seksi bagi Facebook.

Manajer toko Jackson McLean mengatakan bahwa dia merasa hal itu mungkin ada hubungannya dengan bentuk bulat dari bawang. McLean pun mengajukan banding atas keputusan tersebut. Untungnya, Facebook sadar dan segera memulihkan iklan tersebut serta minta maaf atas masalah yang terjadi.

"Kami menggunakan teknologi otomatis untuk menyembunyikan ketelanjangan dari aplikasi kami, tetapi terkadang ia tidak mengenal bawang Walla Walla. Kami memulihkan iklan dan mohon maaf atas masalah bisnis ini," ujar Facebook Canada's head of communications, Meg Sinclair.

ini sebenarnya bukan pertama kalinya Facebook secara tidak sengaja melarang postingan, iklan, atau grup yang tidak akurat sehingga mungkin lebih banyak perbaikan perlu dilakukan pada teknologi sensor mereka.

Posting Komentar

0 Komentar